Di tengah
dinamika dunia kesehatan yang terus berkembang, profesi bidan menjadi salah
satu pilar penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Sayangnya, masih
banyak generasi muda yang belum menyadari betapa besar peluang dan kontribusi
yang bisa diberikan melalui profesi ini. Program Studi (Prodi) Kebidanan hadir
sebagai jawaban atas kebutuhan tenaga kesehatan yang profesional, berempati,
dan siap bekerja di berbagai lini pelayanan masyarakat. Data dari World Health
Organization (WHO) menyebutkan bahwa tenaga bidan yang kompeten mampu
menyelamatkan jutaan nyawa ibu dan bayi setiap tahunnya. Indonesia, dengan
populasi besar dan tingkat kelahiran yang tinggi, membutuhkan lebih banyak
bidan yang profesional dan tersebar merata, terutama di daerah terpencil.
Pilihan prodi sarjana dan profesi
Kebidanan menawarkan pendekatan pembelajaran yang holistik—gabungan antara
teori, praktik klinis, hingga pelayanan langsung di masyarakat. Mahasiswa tidak
hanya duduk di kelas, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, bekerja sama
dalam tim medis, dan membangun komunikasi empatik dengan pasien. Lulusan
kebidanan tak hanya bekerja di puskesmas atau rumah sakit. Mereka juga bisa
mengembangkan karier sebagai bidan mandiri, pengajar, peneliti, hingga bagian
dari organisasi kemanusiaan nasional maupun internasional seperti Palang Merah
dan WHO. Menjadi bidan juga berarti menjadi bagian dari perubahan global. Peran
bidan sangat krusial dalam mencapai Sustainable Development Goals
(SDGs), terutama target pengurangan angka kematian ibu dan bayi.
Bagi kamu, Perempuan lulusan
SMA/sederajat yang ingin kuliah di bidang kesehatan dengan pendekatan yang
unik, progresif, dan penuh prospek, Program Studi S1 Kebidanan
dan Profesi Bidan Unesa adalah pilihan tepat. Berada di bawah
naungan Fakultas Kedokteran, Prodi ini menonjolkan pendekatan physical exercise
dalam pendidikan kebidanan. Mahasiswa tidak hanya diajarkan
keterampilan klinis dan komunikasi medis, tetapi juga dilatih dengan berbagai
aktivitas fisik seperti yoga kehamilan, senam hamil, hingga pelatihan postural
yang berguna dalam proses persalinan dan pemulihan pascapersalinan. Dengan
pendidikan yang adaptif, peluang kerja yang luas, dan peran sosial yang tinggi,
kuliah di Kebidanan bukan hanya investasi masa depan—tetapi juga kontribusi
nyata bagi negeri.