Dosen Kebidanan FK Unesa Berikan Materi Kesehatan Reproduksi pada Public Health Promotion

Sidoarjo, 8 April 2024 – Dalam rangka memperingati Dies Natalis yang Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (FK Unesa), Dosen Kebidanan FK Unesa, Bd. Qatrunnada Naqiyyah Khusmitha, S.Keb, M.Keb, berkesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan Public Health Promotion yang diselenggarakan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Acara yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Sidoarjo ini dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, termasuk perwakilan dari puskesmas, Kantor Urusan Agama (KUA), serta sektor dan program kesehatan lainnya. Bd. Qatrunnada Naqiyyah Khusmitha, S.Keb., Bd., M.Keb, yang merupakan pakar di bidang kebidanan, menyampaikan materi dengan tema “Siap Sehatkan Reproduksi Catin”. Dalam presentasinya, beliau membahas pentingnya persiapan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit dan promosi kesehatan yang menyeluruh. Dalam penyampaiannya, Bd. Qatrunnada menekankan pentingnya perencanaan program asuhan catin terutama pada gen z. Beliau juga menjelaskan berbagai aspek yang harus diperhatikan oleh stakeholder dalam memberikan asuhan pada calon pengantin, termasuk pemeriksaan kesehatan, mentakl, serta edukasi mengenai aktivitas fisik untuk kesehatan reproduksi. Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, pihak KUA, serta berbagai pihak terkait lainnya. Mereka menilai bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Acara ini merupakan bagian dari komitmen FK Unesa dan Dinas Kesehatan Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi dan promosi kesehatan yang efektif. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan siap menghadapi berbagai tantangan kesehatan di masa depan.Dengan adanya sinergi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan instansi terkait, diharapkan upaya peningkatan kesehatan reproduksi di kalangan calon pengantin dapat lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
