Dosen dan Mahasiswa Kebidanan FK UNESA Ikuti Yoga Bersama, UNESA Raih Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak
Surabaya, 21 Juni 2026 -
Dosen dan mahasiswa Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas
Negeri Surabaya (FK UNESA) turut berpartisipasi dalam kegiatan Yoga Bersama
yang diselenggarakan di Lapangan Rektorat UNESA pada Sabtu, 21 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda besar kampus dalam mendukung gaya hidup
sehat, meningkatkan kebugaran fisik, serta memperkuat semangat kebersamaan dan
inklusivitas di lingkungan perguruan tinggi.
Acara tersebut diikuti
oleh sekitar 3.000 peserta yang terdiri atas sivitas akademika UNESA, komunitas
yoga, masyarakat umum, serta peserta penyandang disabilitas. Antusiasme peserta
yang tinggi menjadikan kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat.
Seluruh peserta mengikuti rangkaian gerakan yoga yang dipandu oleh instruktur
profesional dengan suasana yang kondusif dan menyenangkan.
Kegiatan Yoga Bersama ini
mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Rekor Museum Rekor Dunia
Indonesia (MURI) sebagai pelaksanaan yoga di lingkungan institusi pendidikan
dengan peserta disabilitas terbanyak. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata
komitmen UNESA dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif, sehat, dan
ramah bagi semua kalangan tanpa terkecuali.
Partisipasi dosen dan
mahasiswa Kebidanan FK UNESA dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan terhadap
upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Yoga merupakan salah satu
bentuk aktivitas fisik yang memiliki berbagai manfaat, seperti meningkatkan kebugaran
tubuh, menjaga kesehatan mental, mengurangi stres, serta meningkatkan kualitas
hidup. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, mahasiswa memperoleh
pengalaman langsung mengenai pentingnya penerapan gaya hidup sehat yang dapat
diterapkan baik untuk diri sendiri maupun dalam edukasi kesehatan kepada
masyarakat.
Selain menjadi sarana
menjaga kesehatan, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan,
empati, dan penghargaan terhadap keberagaman. Kehadiran peserta dari berbagai
latar belakang, termasuk penyandang disabilitas, menunjukkan bahwa aktivitas
kesehatan dapat menjadi media yang efektif untuk membangun masyarakat yang
lebih inklusif dan setara.
Program Studi Kebidanan
FK UNESA mengapresiasi partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam kegiatan
ini. Diharapkan semangat hidup sehat dan inklusif yang ditunjukkan melalui Yoga
Bersama dapat terus berkembang serta menjadi inspirasi dalam mendukung kesehatan
dan kesejahteraan masyarakat.
Keterkaitan dengan
Sustainable Development Goals (SDGs)
Kegiatan ini mendukung
beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu:
- SDG 3: Good Health and Well-being
(Kehidupan Sehat dan Sejahtera), karena mendorong aktivitas fisik yang
bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan kualitas
hidup masyarakat.
- SDG 10: Reduced Inequalities
(Berkurangnya Kesenjangan), karena melibatkan peserta disabilitas dalam
jumlah besar dan mendukung terciptanya lingkungan yang inklusif serta
setara bagi semua individu.
- SDG 4: Quality Education (Pendidikan
Berkualitas), melalui pembentukan budaya kampus yang mendukung
pembelajaran holistik mengenai kesehatan, kebugaran, dan kesejahteraan.
SDGs yang paling relevan
adalah SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 10 (Berkurangnya
Kesenjangan) karena kegiatan ini mengintegrasikan promosi kesehatan dengan
prinsip inklusivitas bagi penyandang disabilitas.